Billboard Ads

https://masterkey.masterweb.com/aff.php?aff=12774

Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas adalah tokoh senior dalam dakwah salafiyyah di Indonesia. Banyak asatidzah sunnah yang menghormati beliau yang telah banyak berjuang dalam mengajak orang dalam kebaikan.

FAKTA 6: DIHORMATI

Ustadz Yazid Jawas bersama Ustadz Abdul Hakim Abdat adalah sosok yang begitu dihormati. Salah satunya seperti yang dikatakan oleh Ustadz Syafiq Riza Basalamah. Ustadz Syafiq berwasiat kepada jamaah yang mendatangi pengajiannya untuk menuntut ilmu kepada Ustadz besar dan senior, seperti Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas dan Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat. Ketika itu Ustadz Syafiq membahas sebuah hadits yang menerangkan bahwa dicabutnya ilmu terjadi dengan diwafatkannya para ulama. Dijelaskan dalam hadits dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin al-‘Ash Radhiyallahu anhuma, beliau berkata, “Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّ اللهَ لاَ يَقْبِضُ الْعِلْمَ انْتِزَاعًا يَنْتَزِعُهُ مِنَ الْعِبَادِ، وَلَكِنْ يَقْبِضُ الْعِلْمَ بِقَبْضِ الْعُلَمَاءِ حَتَّـى إِذَا لَمْ يَبْقَ عَالِمًا اتَّخَذَ النَّاسُ رُءُوسًا جُهَّالاً فَسُئِلُوا، فَأَفْتَوْا بِغَيْرِ عِلْمٍ فَضَلُّوا وَأَضَلُّوا.

‘Sesungguhnya Allah tidak mencabut ilmu sekaligus dari para hamba, akan tetapi Allah mencabut ilmu dengan mewafatkan para ulama, sehingga ketika tidak tersisa lagi seorang alim, maka manusia akan menjadikan orang-orang bodoh sebagai pemimpin, lalu mereka ditanya, kemudian mereka akan memberikan fatwa tanpa ilmu, maka mereka sesat lagi menyesatkan orang lain.’” [HR Bukhari dan Muslim]


An-Nawawi rahimahullah berkata, “Hadits ini menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan mencabut ilmu dalam hadits-hadits terdahulu yang mutlak bukan menghapusnya dari hati para penghafalnya, akan tetapi maknanya adalah pembawanya meninggal, dan manusia menjadikan orang-orang bodoh sebagai pemutus hukum yang memberikan hukuman dengan kebodohan mereka, sehingga mereka sesat dan menyesatkan.” [Syarh an-Nawawi li Shahiih Muslim]

Yang dimaksud dengan ilmu di sini adalah ilmu Al Qur'an dan As Sunnah, ia adalah ilmu yang diwariskan dari para Nabi Allaihissallam, karena sesungguhnya para ulama adalah pewaris para Nabi, dan dengan kepergian (wafat)nya mereka, maka hilanglah ilmu, matilah sunnah-sunnah Nabi, muncullah berbagai macam bid’ah dan meratalah kebodohan.

Oleh karenanya, Ustadz Syafiq menekankan sekali lagi untuk menghadiri majelis ilmu yang diisi oleh Ustadz Yazid Jawas dan Ustadz Abdul Hakim Abdat. Semoga Allah subhanahu wa ta'ala merahmati Ustadz Yazid dan asatidz lainnya, dan semoga dakwah salaf terus berkembang dan bisa diterima dengan baik oleh masyarakat negeri ini walaupun akan dihadapi dengan berbagai ujian. Amin ya rabbal alamin.

Advertisement
edit post icon  www.alamuslim.com