Billboard Ads

https://masterkey.masterweb.com/aff.php?aff=12774

Dunia Nabi ~ Pada suatu masa, kaum Bani Israel mengalami kemarau panjang. Mereka berbondong-bondong meminta Nabi Musa berdoa agar Allah menurunkan hujan.


Setelah itu, Nabi Musa dan kaum Bani Israel  pergi  ke tengah padang pasir. Di sana, ia berdoa agar Allah mendatangkan hujan. Namun setelah sekian lama, hujan juga tidak turun. Bahkan, sinar matahari semakin panas. Kemudian, Allah menurunkan wahyu kepada Nabi Musa. Allah memberitahukan bahwa ada salah satu  di antara  kaum  Bani  Israel yang menentang-Nya, Orang  itu relah berbuat maksiat selama empat puluh tahun. Karena itulah, Allah tidak mengabulkan doa Nabi Musa. Oleh karena itu, Allah meminta Nabi Musa berseru kepada kaum Bani Israel agar orang tersebut keluar dari kerumunan kaum Bani Israel.

Ketika itu, kerumunan Bani Israel mencapai 70.000 orang. Pelaku maksiat itu merasa bahwa dirinyalah yang dimaksud. Bila ia keluar, keburukannya akan diketahui oleh orang lain. Namun, bila tidak keluar, hujan tidak akan turun. Akhirnya, ia menutup kepalanya dengan jubah. Secara diam-diam, ia keluar dan memohon ampunan kepada  Allah. Tidak lama kemudian, awan menghitam dan air tercurah dari langit.

Nabi Musa keheranan karena Allah menurunkan hujan, padahal  tidak ada satu pun di antara  kaum Bani Israel yang keluar dari kerumunan.  Allah pun menjelaskan bahwa pelaku yang berbuat maksiat itu telah keluar, Nabi Musa meminta Allah memperlihatkan orang tersebut. Kemudian Allah berfirman, "Saat dia berbuat  maksiat pun, Aku tidak membuka keburukannya.  Bagaimana mungkin Aku membuka keburukannya saat ia menaati-Ku?!'' Sungguh, Allah Maha Penyayang kepada setiap hamba-Nya.
Pesan :
"Kalau ingin orang Lain menyimpan rahasiamu, lebih dahulu simpanlah pada dirimu sendiri."
Oleh Sugiasih, S.Si

Advertisement
edit post icon  www.alamuslim.com
 
close
Download Aplikasi Berkah Sahabat Beribadah