Billboard Ads

https://masterkey.masterweb.com/aff.php?aff=12774

Masjid 9 kubah setelah direstorasi.
Masjid 9 kubah setelah direstorasi.
Di sebuah dataran utara Afghanistan, arkeolog berusaha mengungkap salah satu masjid tertua di dunia. Struktunya hingga lebih dari seribu tahun masih berdiri kokoh.

Masjid Sembilan Kubah, nama yang disematkan padanya. Nama ini tak terlepas dari kubah yang berhiaskan batu lapis lazuli biru.

Penelitian yang dilakukan awal 2017, struktur kuno pada masjid yang ditemukan di provinsi Balkh dibangun pada abad kedelapan, saat Islam masuk ke Asia Tengah. Namun orang dan di masa pemerintahan siapa, hingga kini masih menjadi misteri.

Masjid yang luasnya 20 kali 20 meter ini masih berdiri kokoh. "Ini adalah sebuah mukjizat yang masih kokoh meski termakan waktu dan erosi,"ujar arsitek Universitas Florence Italia Ugo Tonietti.

Dilansir di arabtimesonline.com, Ahad (7/1) Masjid yang usianya berabad-abad ini berdiri di daerah dengan iklim gersang, meski demikian bangunan ini bernilai tinggi.

Meski zaman telah menggerus warna dari tiang penyangganya, namun masjid tersebut masih terlihat mempesona. "Ini adalah maha karya, seluruhnya dihiasi dengan lapis, beberapa bagian berwarna mereka dan ditutupi dengan lukisan. Ini seperti taman surga dan langit kubahnya dihiasi dengan warna putih serta biru,"jelas dia.

Daun pohon anggur tergores halur pada pilarnya, mirip lukisan bangunan khas Samarra, sebuah kota di abad kesembilan saat Abbasiyah berkuasa. Namun Masjid di Balk berusia lebih tua karena diketahui masjid ini dibangun tahun 794.

Menurut Direktur Delegasi Arkeologi Prancis di Afghanistan Julio Sarmiento Bendezu bisa jadi bangunan yang ada di masa dinasti Abbasiyah dipengaruhi oleh masjid di Afghanistan bukan sebaliknya. Masjid Noh Gonbad, nama Persianya baru ditemukan kembali secara kebetulan pada akhir tahun 1960 oleh arkeolog Amerika.
Advertisement
edit post icon  www.alamuslim.com
 
close
Download Aplikasi Berkah Sahabat Beribadah